STUDI MAKANAN DAN MINUMAN KESEHATAN 2020

Studi Makanan dan Minuman Kesehatan 2020

Sinopsis

Director of Innovation Innova Market Insights Lu Ann Williams menilai, industri makanan dan minuman di tingkat ASEAN akan semakin fokus pada produk sehat. Sebab, dibanding dengan negara-negara lain, masyarakat di negara ASEAN lebih mudah terpengaruh dengan isu kesehatan, termasuk dalam tiap produk makanan dan minumannya.

 

Tren tersebut terbukti dalam studi yang dilakukan Innova Market Insights pada tahun ini. Ketika diberi pertanyaan mengenai faktor yang dipentingkan saat membeli makanan dan minuman, Indonesia menduduki peringkat pertama dalam memilih aspek kesehatan.

 

Mintel mencatat dalam risetnya, 75% dari masyarakat urban di Indonesia ingin memiliki pola makan yang lebih sehat. 58% masyarakat pun ingin berolahraga lebih banyak dan 63% berpandangan bahwa olahraga sehari-hari penting dalam menjalankan gaya hidup sehat.

 

Meski permintaan akan makanan dan minuman kesehatan terus meningkat namun untuk masuk ke bisnis tersebut bukan hal mudah karena sangat dipengaruhi oleh persepsi dan pola konsumen konsumennya. Untuk membantu pelaku dan calon pelaku pasar memenangi persaingan di bisnis makanan dan minuman kesehatan itu maka Talenta Data Indonesia (TDI) sebuah perusahaan riset independen melakukan studi tentang perilaku konsumsi dan belanja produk-produk makanan & minuman kesehatan.

Metodologi:

Quantitative research, Face-to-face interview, multistage random sampling.

Kota survei:

Jakarta (318), Bandung (202), Semarang (150), Surabaya (200), Medan (150).

Jumlah sampel:

1.020.

DAFTAR ISI

BAB  1 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

1.2. Metodologi Riset

1.2.1. Sample Size

1.2.2. Sampling Technique

 

BAB  2 PERSEPSI DAN MINAT TERHADAP MAKANAN & MINUMAN KESEHATAN

2.1. Persepsi Konsumen Terhadap Makanan & Minuman Kesehatan

2.1.1. Persepsi Konsumen Tentang Makanan & Minuman Kesehatan

2.1.2. Harga Relatif Mahal

2.1.3. Rasa Makanan & Minuman Kesehatan Memiliki Rasa Tidak Enak

2.1.4. Kecukupan Informasi Tentang Makanan & Minuman Kesehatan

2.1.5. Pengaruh Fortifikasi/Penambahan Zat Tambahan Tidak Memberi Pengaruh Signifikan Bagi Kesehatan

2.1.6. Kesediaan Konsumen Mengkonsumsi Makanan & Minuman Kesehatan Pengaruh Rekomendasi

2.2. Kepedulian Konsumen Terhadap Makanan & Minuman Kesehatan

2.2.1. Kandungan dalam Makanan dan Minuman Kesehatan

2.2.2. Konsumen Akan Membeli Makanan & Minuman Kemasan yang Meningkatkan Kesehatan

2.2.3. Ketertarikan Konsumen Terhadap Makanan & minuman yang Mengandung Nutrisi Bagi Kesehatan Jantung

2.3. Tagline Makanan & Minuman Kesehatan yang Paling Disukai

2.4. Waktu Paling Disukai Untuk Konsumsi Makanan & Minuman Kesehatan dalam Kemasan

2.5. Kelompok Usia yang Paling Membutuhkan Makanan & Minuman Kesehatan

2.6. Kemasan yang Paling Menarik

2.6.1. Bentuk Kemasan Makanan Kesehatan yang Mendorong Konsumen Tertarik Untuk Mencoba

2.6.2. Bentuk Kemasan Minuman Kesehatan yang Mendorong Konsumen Tertarik Untuk Mencoba

 

BAB  3 MAKANAN KESEHATAN

3.1. Roti Gandum

3.1.1. Profil Demografi

3.1.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Roti Gandum

3.1.3. Perilaku Konsumsi

3.1.4. Perilaku Pembelian

3.1.5. Nilai & Volume Belanja

3.2. Snack Bar

3.2.1. Profil Demografi

3.2.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Snack Bar

3.2.3. Perilaku Konsumsi

3.2.4. Perilaku Pembelian

3.2.5. Nilai & Volume Belanja

3.3. Sereal Oat Instan

3.3.1. Profil Demografi

3.3.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Sereal Oat Instan

3.3.3. Perilaku Konsumsi

3.3.4. Perilaku Pembelian

3.3.5. Nilai & Volume Belanja

3.4. Keju Rendah Lemak

3.4.1. Profil Demografi

3.4.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Keju Rendah Lemak

3.4.3. Perilaku Konsumsi

3.4.4. Perilaku Pembelian

3.4.5. Nilai & Volume Belanja

 

BAB  4 MINUMAN KESEHATAN

4.1. Minuman Sereal

4.1.1. Profil Demografi

4.1.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Minuman Sereal

4.1.3. Perilaku Konsumsi

4.1.4. Perilaku Pembelian

4.1.5. Nilai & Volume Belanja

4.2. Yoghurt Cair

4.2.1. Profil Demografi

4.2.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Yoghurt Cair

4.2.3. Perilaku Konsumsi

4.2.4. Perilaku Pembelian

4.2.5. Nilai & Volume Belanja

4.3. Minuman Probiotik

4.3.1. Profil Demografi

4.3.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Minuman Probiotik

4.3.3. Perilaku Konsumsi

4.3.4. Perilaku Pembelian

4.3.5. Nilai & Volume Belanja

4.4. Teh Hijau Celup

4.4.1. Profil Demografi

4.4.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Teh Celup

4.4.3. Perilaku Konsumsi

4.4.4. Perilaku Pembelian

4.4.5. Nilai & Volume Belanja

4.5. Cingcau Siap Minum Dalam Kemasan

4.5.1. Profil Demografi

4.5.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Cingcau dalam Kemasan

4.5.3. Perilaku Konsumsi

4.5.4. Perilaku Pembelian

4.5.5. Nilai & Volume Belanja

4.6. Sari Kacang Hijau Dalam Kemasan

4.6.1. Profil Demografi

4.6.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Sari Kacang Hijau Dalam Kemasan

4.6.3. Perilaku Konsumsi

4.6.4. Perilaku Pembelian

4.6.5. Nilai & Volume Belanja

4.7. Sari Kacang Kedelai Dalam Kemasan

4.7.1. Profil Demografi

4.7.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Sari Kacang Kedelai Dalam Kemasan

4.7.3. Perilaku Konsumsi

4.7.4. Perilaku Pembelian

4.7.5. Nilai & Volume Belanja

4.8. Minuman Khusus Datang Bulan

4.8.1. Profil Demografi

4.8.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Minuman Khusus Datang Bulan

4.8.3. Perilaku Konsumsi

4.8.4. Perilaku Pembelian

4.8.5. Nilai & Volume Belanja

4.9. Minuman Isotonik

4.9.1. Profil Demografi

4.9.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Minuman Isotonik

4.9.3. Perilaku Konsumsi

4.9.4. Perilaku Pembelian

4.9.5. Nilai & Volume Belanja

4.10. Minuman Air Kelapa Dalam Kemasan

4.10.1. Profil Demografi

4.10.2. Pengetahuan Konsumen Terhadap Minuman Air Kepala Dalam Kemasan

4.10.3. Perilaku Konsumsi

4.10.4. Perilaku Pembelian

4.10.5. Nilai & Volume Belanja

WA Sekarang!
1
Butuh bantuan?
Halo, Ada yang bisa kami bantu untuk halaman STUDI MAKANAN DAN MINUMAN KESEHATAN 2020?