STUDI PERILAKU NASABAH FINANCIAL TECHNOLOGY DI INDONESIA 2019

Studi Perilaku Nasabah Financial Technology di Indonesia 2019

Sinopsis

Pesatnya perkembangan teknologi telah merubah sebagian besar aspek kehidupan manusia, tidak terkecuali dalam bidang keuangan yang menyebabkan lahirnya inovasi dalam layanan keuangan berbasis teknologi informasi yang biasa disebut dengan financial technology atau fintech.

 

Karena pentingnya mengetahui perilaku konsumen fintech ini maka kami dari PT Talenta Data Indonesia (TDI) sebuah perusahaan riset independent melakukan STUDI PERILAKU NASABAH FINANCIAL TECHNOLOGY DI INDONESIA 2019.

 

Di dalam studi ini kami coba menyajikan potret nasabah meliputi pengetahuan nasabah tentang fintech, perilaku penggunaan, alasan penggunaan, kepuasan, rekomendasi dan harapan terhadap beberapa layanan fintech seperti:

 

Fintech penyedia pinjaman/utang antara lain:

  • Fintech peer to peer lending
  • Fintech Crowdfunding
  • Fintech Cicil online tanpa kartu kredit
  • Fintech market aggregator
  • Fintech risk & investment management

Selain itu, kami juga menyajikan potret nasabah e-wallet dan e-money.

Metodologi:

Quantitative research, Face-to-face interview, purposive sampling (langsung mencari sampel pengguna layanan fintech).

Kota survei:

Jabodetabek (113), Bandung (88), Semarang (115), Surabaya (109).

Jumlah sampel:

425.

DAFTAR ISI

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

1.2. Metodologi Penelitian

 

BAB 2. PENGGUNAAN INTERNET DAN BANK

2.1. Perkembangan Pengguna Internet di Indonesia dan Global

2.2. Perilaku Akses Internet

2.2.1. Tempat Paling Sering Akses Internet

2.2.2. Media yang Digunakan untuk Akses Internet

2.2.3. Jaringan Internet yang Digunakan

2.3. Perilaku Akses Sosial Media

2.3.1. Kepemilikan Akun di Sosial Media

2.3.2. Akun Sosial Media yang Dimiliki

2.3.3. Aplikasi Pesan yang Digunakan

2.4. Kepemilikan Produk Perbankan

 

BAB 3. AWARENESS TERHADAP FINTECH

3.1. Pemahaman Tentang Jenis-jenis Fintech

3.2. Media Sumber Awareness Merek/Jenis Fintech

 

BAB 4. FINTECH PENYEDIA PINJAMAN/UTANG

4.1. Awareness Merek Fintech Penyedia Pinjaman/utangan dan Sumber Informasi Mengenai Merek

4.1.1. Awareness Merek Fintech Penyedia Pinjaman/utangan

4.1.2. Media Sumber Informasi Mengenai Merek

4.2. Profil Demografi Nasabah Fintech Penyedia Pinjaman/Utang

4.3. Perilaku Penggunaan Fintech Penyedia Pinjaman/utang

4.3.1. Frekuensi Meminjam di Fintech Penyedia Pinjaman/utang

4.3.2. Merek Fintech Penyedia Pinjaman/utang yang Pernah Digunakan

4.3.3. Merek Fintech yang Paling Sering Digunakan

4.3.4. Alasan Menggunakan Fintech Penyedia Pinjaman/utang yang Paling Sering Digunakan

4.4. Besaran dan Proses Pinjaman

4.4.1. Besaran Nilai Pinjaman yang Diambil

4.4.2. Lama Waktu Proses Pinjaman dari Pengajuan Hingga Pencairan

4.4.3. Pemanfaatan Dana Pinjaman

4.4.4. Tingkat Kemudahan untuk Mendapatkan Fasilitas Pinjaman dan Alasannya

4.4.5. Biaya yang Dibebankan Selama Proses Pengambilan Pinjaman

4.4.6. Masukan Nasabah Fintech Penyedia Pinjaman/utang Terhadap Proses Pinjaman

4.5. Suku Bunga

4.5.1. Tingkat Suku Bunga yang Dikenakan

4.5.2. Negosiasi untuk Menentukan Tingkat Suku Bunga yang Dikenakan

4.5.3. Perbandingan Tingkat Suku Bunga Fintech Dengan Tingkat Suku Bunga Perbankan

4.6. Jangka Waktu Pinjaman

4.6.1. Jangka Waktu Pinjaman yang Diambil

4.6.2. Pihak yang Menentukan Jangka Waktu Pinjaman

4.6.3. Alasan Memilih Jangka Waktu Pinjaman

4.7. Pelunasan Pinjaman Lebih Awal

4.7.1. Pernah Melunasi Pinjaman Lebih Awal

4.7.2. Pengenaan Biaya Pinalti

4.8. Pembayaran Angsuran

4.8.1. Cara Pembayaran Angsuran

4.8.2. Periode Pembayaran Angsuran

4.8.3. Alasan Memilih Periode Pembayaran

4.8.4. Model Pembayaran Angsuran yang Dipilih

4.9. Menunggak Angsuran

4.9.1. Pernah Menunggak Angsuran

4.9.2. Alasan Menunggak Angsuran

4.9.3. Frekuensi Menunggak Angsuran

4.9.4. Pernah Memperoleh Telepon atau Surat Peringatan dari Pihak Fintech

4.9.5. Cara Menyelesaikan Tunggakan Angsuran

4.10. Kepuasan & Alasan

4.10.1. Tingkat Kepuasan

4.10.2. Alasan Kepuasan

4.11. Rekomendasi dan Harapan

4.11.1. Bersedia Merekomendasikan Kepada Orang Lain

4.11.2. Pihak yang Akan Direkomendasikan

4.11.3. Harapan Terhadap Fintech Penyedia Pinjaman

4.12. Kompetisi dengan Lembaga Keuangan Lain

4.12.1. Memiliki Pinjaman di Lembaga Keuangan Lain

4.12.2. Lembaga Keuangan yang Dipinjami

4.12.3. Alasan Meminjam ke Lembaga Keuangan Lain

4.12.4. Keunggulan Fintech Penyedia Pinjaman Dibandingkan dengan Bank

4.12.5. Kelemahan Fintech Penyedia Pinjaman Dibandingkan dengan Bank

 

BAB 5. FINTECH PEER TO PEER LENDING

5.1. Awareness Nasabah Terhadap Merek Fintech Peer to Peer Landing

5.1.1. Media Sumber Informasi Mengenai Merek

5.2. Profil Demografi Nasabah Peer to Peer Landing

5.2.1. Jenis Kelamin

5.2.2. Usia

5.2.3. Pekerjaan

5.2.4. Pendapatan/penghasilan Per Bulan

5.2.5. Pengeluaran Per Bulan

5.3. Rasio Nasabah Investor dan Peminjam pada Fintech Peer to Peer Lending

5.4. Perilaku Investasi Investor Peer to Peer Lending

5.4.1. Keuntungan yang Diterima sebagai Investor

5.4.2. Besaran Nilai Dana yang Diinvestasikan

5.4.3. Jenis Pinjaman Dana yang Diinvestasikan

5.4.4. Besaran Imbal Hasil/bunga

5.4.5. Alasan Memilih Berinvestasi di Fintech Peer to Peer Landing Daripada Berinvestasi di Saham, Reksadana, dan Lain-lain

5.5. Perilaku Peminjam/Borrower Peer to Peer Lending

5.5.1. Frekuensi Penggunaan Layanan Fintech Peer to Peer Lending

5.5.2. Merek Fintech Peer to Peer Lending yang Pernah Digunakan

5.5.3. Merek Fintech Peer to Peer Lending yang Paling Sering Digunakan

5.6. Nilai dan Proses Pinjaman

5.6.1. Besaran Nilai Pinjaman yang Diambil

5.6.2. Lama Waktu Proses Pencairan Pinjaman

5.6.3. Pemanfaatan Dana Pinjaman

5.6.4. Tingkat Kemudahan untuk Mendapatkan Fasilitas Pinjaman

5.6.5. Biaya-biaya yang Dibebankan Selama Proses Pengambilan Pinjaman

5.7. Suku Bunga

5.7.1. Suku Bunga yang Dikenakan

5.7.2. Negosiasi untuk Menetapkan Tingkat Suku Bunga yang Dikenakan

5.7.3. Perbandingan Tingkat Suku Bunga Fintech dengan  Suku Bunga Perbankan

5.8. Jangka Waktu Pinjaman

5.8.1. Lama Jangka Waktu Pinjaman yang Diambil

5.8.2. Penentu Jangka Waktu Pinjaman

5.8.3. Alasan Menentukan Jangka Waktu Pinjaman

5.9. Pelunasan Pinjaman Lebih Awal

5.9.1. Pernah Melunasi Pinjaman Lebih Awal

5.10. Pembayaran Angsuran

5.10.1. Cara Pembayaran Angsuran

5.10.2. Periode Pembayaran Angsuran dan Alasan Memilih Periode Pembayaran

5.11. Menunggak Angsuran

5.11.1. Pernah Menunggak Angsuran

5.12. Kepuasan & Alasan Kepuasan

5.12.1. Tingkat Kepuasan

5.12.2. Alasan Kepuasan

5.13. Rekomendasi dan Harapan

5.13.1. Bersedia Merekomendasikan Kepada Orang Lain

5.13.2. Pihak yang Akan Direkomendasikan

5.13.3. Saran terhadap Fintech Peer to Peer Lending

5.14. Kompetisi dengan Lembaga Keuangan Lain

5.14.1. Keunggulan Fintech Peer to Peer Lending Dibandingkan dengan Bank

5.14.2. Kelemahan Fintech Peer to Peer Lending Dibandingkan dengan Bank

5.15. Potensi Fintech di Masa Depan

5.15.1. Rencana Mengambil Pinjaman di Fintech Peer to Peer Lending

5.15.2. Waktu Akan Meminjam di Fintech Peer to Peer Lending

5.15.3. Merek Fintech Peer to Peer Lending yang Akan Digunakan

 

BAB 6. FINTECH CROWDFUNDING

6.1. Awareness Fintech Crowdfunding dan Sumber Informasi Mengenai Merek

6.1.1. Awareness Fintech Crowdfunding

6.1.2. Sumber Informasi Mengenai Merek

6.2. Profil Demografi Nasabah Fintech Crowdfunding

6.3. Rasio Nasabah Penerima Dana/peminjam/donasi dengan Pemberi Dana

6.4. Perilaku Investasi Pemberi Dana Fintech Crowdfunding

6.4.1. Keuntungan yang Diterima sebagai Pemberi Dana

6.4.2. Kemauan Untuk Merekomendasikan Fintech Crowdfunding yang Digunakan

6.4.3. Pihak yang Direkomendasi

6.4.4. Harapan Pemberi Dana Terhadap Fintech Crowdfunding

6.5. Perilaku Peminjam Nasabah Fintech Crowdfunding

6.5.1. Frekuensi Menggunakan Fasilitas Fintech Crowdfunding

6.5.2. Merek Fintech Crowdfunding yang Pernah Digunakan

6.5.3. Merek Fintech Crowdfunding yang Paling Sering Digunakan

6.5.4. Alasan Menggunakan Merek Fintech Crowdfunding yang Paling Sering Digunakan

6.6. Nilai dan Proses Pinjaman

6.6.1. Besaran Nilai Pinjaman yang Diambil

6.6.2. Lama Waktu Proses Pencairan Pinjaman

6.6.3. Tingkat Kemudahan untuk Mendapatkan Fasilitas Pinjaman

6.7. Kepuasan & Alasan Kepuasan

6.7.1. Tingkat Kepuasan

6.7.2. Alasan Kepuasan

6.8. Rekomendasi dan Harapan

6.8.1. Bersedia Merekomendasikan Kepada Orang Lain

6.8.2. Pihak yang Akan Direkomendasikan

6.8.3. Saran Terhadap Fintech Crowdfunding

6.9. Potensi Fintech di Masa Depan

6.9.1. Rencana Mengambil Pinjaman di Fintech Crowdfunding

6.9.2. Merek Fintech Crowdfunding yang Akan Digunakan

6.9.3. Waktu Akan Menggunakan Fintech Crowdfunding

 

BAB 7. FINTECH CICIL ONLINE TANPA KARTU KREDIT

7.1. Awareness  Merek Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit dan Sumber Informasi Mengenai Merek

7.1.1. Awareness Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit

7.1.2. Sumber Informasi Mengenai Merek

7.2. Profil Demografi Nasabah Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit

7.2.1. Jenis Kelamin

7.2.2. Usia

7.2.3. Pekerjaan

7.2.4. Pendapatan/Penghasilan

7.2.5. Pengeluaran

7.3. Perilaku Peminjam Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit

7.3.1. Frekuensi Penggunaan Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit

7.3.2. Merek Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit yang Pernah Digunakan

7.3.3. Merek Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit yang Paling Sering Digunakan

7.3.4. Alasan menggunakan Merek Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit

7.4. Jenis Pinjaman yang Diajukan Kredit/Cicil Barang vs Pinjam Tunai/Cash

7.5. Kredit Barang

7.5.1. Barang yang Dikredit

7.5.2. Besaran Downpayment atau Uang Muka yang Dibayarkan

7.6. Pinjaman Tunai/Cash

7.6.1. Besaran Pinjaman Tunai

7.6.2. Lama Proses Pinjaman Hingga Cair

7.7. Biaya-biaya yang Dikenakan Sehubungan Pengambilan Pinjaman/cicilan

7.8. Suku Bunga yang Dikenakan

7.8.1. Tingkat Suku Bunga yang Dikenakan

7.8.2. Negosiasi untuk Menetapkan Tingkat Suku Bunga yang Dikenakan

7.8.3. Perbandingan Tingkat Suku Bunga Fintech Dibandingkan Tingkat Suku Bunga Perbankan

7.9. Jangka Waktu Pinjaman

7.9.1. Lama Jangka Waktu Pinjaman yang Diambil

7.9.2. Penentu Jangka Waktu Pinjaman

7.9.3. Alasan Menentukan Jangka Waktu Pinjaman

7.10. Pelunasan Pinjaman Lebih Awal

7.10.1. Pernah Melunasi Pinjaman Lebih Awal

7.10.2. Besaran Pinalti yang Dikenakan

7.11. Pembayaran Angsuran

7.11.1. Cara Pembayaran Angsuran

7.11.2. Periode Pembayaran Angsuran

7.11.3. Alasan Memilih Periode Angsuran

7.11.4. Model Pembayaran Angsuran yang Dipilih

7.12. Menunggak Angsuran

7.12.1. Pernah Menunggak Angsuran

7.12.2. Alasan Menunggak Angsuran

7.12.3. Frekuensi Menunggak Angsuran

7.12.4. Pernah Memperoleh Surat Peringatan dari Pihak Fintech

7.12.5. Cara Menyelesaikan Tunggakan Angsuran

7.13. Kepuasan & Alasan Kepuasan

7.13.1. Tingkat Kepuasan

7.13.2. Alasan Kepuasan

7.14. Rekomendasi dan Harapan

7.14.1. Bersedia Merekomendasikan Kepada Orang Lain

7.14.2. Pihak Lain yang Akan Direkomendasikan

7.14.3. Harapan Nasabah Proses Pinjaman/cicilan dari Fintech Pembayaran Cicilan Tanpa Kartu Kredit

7.15. Potensi Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit di Masa Depan

7.15.1. Rencana Mengambil Pinjaman di Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit

7.15.2. Merek Fintech Cicilan Online Tanpa Kartu Kredit yang Akan Digunakan

7.15.3. Waktu Akan Menggunakan Layanan Fintech Cicilan Online Tanpa kartu Kredit

7.16. Keunggulan dan Kekurangan Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit dibanding Bank

7.16.1. Keunggulan Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit dibanding Bank

7.16.2. Kekurangan Fintech Cicil Online Tanpa Kartu Kredit dibanding Bank

 

BAB 8. FINTECH MARKET AGGREGATOR

8.1. Awareness Fintech Market Aggregator & Sumber Informasi

8.1.1. Awareness Merek Fintech Market Aggregator

8.1.2. Sumber Informasi

8.2. Profil Demografi Pengguna Fintech Market Aggregator

8.2.1. Jenis Kelamin

8.2.2. Usia

8.2.3. Pekerjaan

8.2.4. Pendapatan/Penghasilan

8.2.5. Pengeluaran

8.3. Perilaku Penggunaan Fintech Market Aggregator

8.3.1. Frekuensi Penggunaan Layanan Fintech Market Aggregator

8.3.2. Merek Fintech Market Aggregator yang Pernah Digunakan

8.3.3. Merek Fintech Market Aggregator yang Paling Sering Digunakan

8.4. Manfaat Utama Layanan Fintech Market Aggregator

8.5. Untuk Kepentingan Siapa Menggunakan Layanan Fintech Market Aggregator

8.6. Member Layanan Fintech Market Aggregator

8.6.1. Menjadi Member Layanan

8.6.2. Pengenaan Biaya Member

8.7. Kepuasan & Alasan Kepuasan

8.7.1. Tingkat Kepuasan

8.7.2. Alasan Kepuasan

8.8. Rekomendasi dan Harapan

8.8.1. Bersedia Merekomendasikan Kepada Orang Lain

8.8.2. Pihak Lain yang Akan Direkomendasikan

8.8.3. Harapan Terhadap Fintech Market Aggregator

8.9. Potensi Fintech Market Aggregator di Masa Depan

8.9.1. Rencana Menggunakan Layanan Fintech Market Aggregator

8.9.2. Waktu Akan Menggunakan Layanan Fintech Market Aggregator

8.9.3. Merek Fintech Market Aggregator yang Akan Digunakan

 

BAB 9. FINTECH RISK & INVESTMENT MANAGEMENT

9.1. Awareness Merek Risk & Investment Management dan Sumber Informasi

9.1.1. Awareness Merek Fintech Risk & Investment Management

9.1.2. Sumber Informasi Mengenai Merek Fintech Risk & Investment Management

9.2. Profil Demografi Pengguna Fintech Risk & Investment Management

9.2.1. Jenis Kelamin

9.2.2. Usia

9.2.3. Pekerjaan

9.2.4. Pendapatan/Penghasilan

9.2.5. Pengeluaran

9.3. Perilaku Peminjam Fintech Risk & Investment Management

9.3.1. Frekuensi Penggunaan Fintech Risk & Investment Management

9.3.2. Merek Fintech Risk & Investment Management yang Pernah Digunakan

9.3.3. Merek Fintech Risk & Investment Management yang Paling Sering Digunakan

9.4. Kemudahan Mendapatkan Layanan Fintech Risk & Investment Management

9.5. Untuk Keperluan Siapa Menggunakan Layanan Fintech Risk & Investment Management

9.6. Manfaat Utama Menggunakan Layanan Fintech Risk & Investment Management

9.7. Member Layanan Fintech Risk & Investment Management

9.7.1. Menjadi Member Layanan

9.8. Kepuasan & Alasan Kepuasan

9.8.1. Tingkat Kepuasan

9.8.2. Alasan Kepuasan

9.9. Rekomendasi dan Harapan

9.9.1. Bersedia Merekomendasikan Kepada Orang Lain

9.9.2. Pihak Lain yang Akan Direkomendasikan

9.9.3. Harapan Terhadap Fintech Risk & Investment Management

9.10. Potensi Fintech Risk & Investment Management

9.10.1. Rencana Menggunakan Layanan Fintech Risk & Investment Management

9.10.2. Waktu Untuk Menggunakan Layanan Fintech Risk & Investment Management

9.10.3. Merek Fintech Risk & Investment Management yang Akan Digunakan

 

BAB 10. DOMPET ELEKTRONIK/E WALLET

10.1. Awareness Nasabah Terhadap Merek Dompet Elektronik/E-Wallet

10.2. Profil Demografi Pengguna Dompet Elektronik

10.3. Perilaku Penggunaan Dompet Elektronik (E-Wallet)

10.3.1. Frekuensi Penggunaan Dompet Elektronik (E-Wallet)

10.3.2. Merek Dompet Elektronik yang Pernah Digunakan

10.3.3. Merek Dompet Elektronik yang Paling Sering Digunakan

10.3.4. Alasan Menggunakan Layanan Dompet Elektronik          (E-Wallet) Berdasarkan Merek

10.4. Manfaat Menggunakan Dompet Elektronik

10.5. Biaya/fee yang Dikenakan Sehubungan Menggunakan Layanan Dompet Elektronik

10.5.1. Pengenaan Biaya/Fee Layanan

10.5.2. Besaran Biaya/Fee Layanan

10.6. Transaksi Dompet Elektronik

10.6.1. Jenis Transaksi

10.6.2. Nilai Transaksi dalam Sebulan Menggunakan Dompet Elektronik (E-Wallet) yang Paling Sering Digunakan

10.7. Top Up/ Isi Ulang

10.7.1. Frekuensi Top Up

10.7.2. Nilai Untuk Sekali Top Up

10.7.3. Tempat Paling Sering Melakukan Isi Ulang (Top Up)

10.8. Kepuasan dan Alasan

10.8.1. Tingkat Kepuasan Terhadap Dompet Elektonik yang Paling Sering Digunakan

10.8.2. Alasan Kepuasan

10.9. Rekomendasi dan Harapan

10.9.1. Tingkat Rekomendasi Merek Dompet Elektronik (E-Wallet)

10.9.2. Pihak Lain yang Akan Direkomendasikan

10.9.3. Harapan Terhadap Dompet Elektonik

10.10. Potensi Dompet Elektonik

10.10.1. Rencana Menggunakan Layanan Dompet Elektronik

10.10.2. Merek Dompet Elektonik (E-Wallet) yang Akan Digunakan

 

BAB 11. KARTU  UANG ELEKTRONIK (E-MONEY)

11.1. Pengetahuan Nasabah Terhadap Merek (Awareness) Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.2. Profil Demografi Nasabah Kartu Uang Elektonik (E-Money)

11.3. Perilaku Nasabah Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.3.1. Frekuensi Penggunaan Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.3.2. Merek Kartu Uang Elektronik (E-Money) yang Pernah Digunakan

11.3.3. Merek Kartu Uang Elektronik (E-Money) yang Paling Sering Digunakan

11.3.4. Alasan Menggunakan Layanan Kartu Uang Elektronik          (E-Money) Berdasarkan Merek

11.4. Transaksi Menggunakan Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.4.1. Jenis Transaksi/Layanan Menggunakan Kartu Uang Elektonik (E-Money)

11.4.2. Nilai Transaksi Menggunakan Kartu Uang Elektronik (E-Money) dalam Sebulan

11.5. Top Up/ Isi Ulang

11.5.1. Frekuensi Isi Ulang (Top Up) dalam Sebulan

11.5.2. Nilai Isi Ulang (Top Up) yang Paling Sering Dilakukan

11.5.3. Tempat Paling Sering Melakukan Isi Ulang (Top Up)

11.6. Kepuasan dan Alasan Kepuasan Terhadap Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.6.1. Tingkat Kepuasan Terhadap Kartu Uang Elektronik             (E-Money)

11.6.2. Alasan Kepuasan Terhadap Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.7. Rekomendasi dan Harapan Terhadap Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.7.1. Tingkat Rekomendasi Merek Kartu Uang Elektronik  (E-Money)

11.7.2. Pihak Lain yang Akan Direkomendasikan

11.7.3. Harapan Terhadap Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.8. Potensi Terhadap Kartu Uang Elektronik (E-Money)

11.8.1. Rencana Menggunakan

11.8.2. Merek Kartu Uang Elektronik (E-Money) yang Akan Digunakan

 

BAB 12. PENUTUP

WA Sekarang!
1
Butuh bantuan?
Halo, Ada yang bisa kami bantu untuk halaman STUDI PERILAKU NASABAH FINANCIAL TECHNOLOGY DI INDONESIA 2019?